
Dunia pendidikan tinggi terus berkembang, menuntut inovasi yang lebih dari sekadar transfer pengetahuan satu arah. Menjawab tantangan ini, Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Indonesia (FPEB UPI) berkolaborasi dengan Nexovate dan TÜV Rheinland sukses menyelenggarakan workshop transformatif bertajuk “From Lecturing to Experiencing: Pedagogical Transformation Based on Interactive Learning with Building Bricks”.
Berlangsung selama dua hari pada 17–18 Agustus 2026 di Ruang Virtual Learning, Gedung FPEB A Lantai 6, acara ini menjadi ruang strategis bagi para dosen untuk mendefinisikan ulang cara mahasiswa belajar di dalam kelas.
Tantangan terbesar di ruang kuliah saat ini adalah mempertahankan keterlibatan aktif mahasiswa. Workshop ini dirancang khusus untuk memfasilitasi pergeseran paradigma tersebut—membawa dosen keluar dari zona nyaman metode ceramah (lecturing) menuju penciptaan pengalaman belajar yang nyata (experiencing).
Dipandu oleh dua fasilitator tersertifikasi dalam LEGO® SERIOUS PLAY® Methodology, yaitu Dr. Ir. Puti Reno Ali, ASEAN Eng. (Agility Specialist) dan Nina Hermina, S.E. (People Development Practitioner), para peserta diajak mengeksplorasi potensi pendekatan visual dan kinestetik menggunakan medium Building Bricks.
Dalam sesi yang intensif dan interaktif, para Dosen FPEB UPI dibekali dengan keterampilan praktis untuk mendesain kurikulum yang berpusat pada mahasiswa. Melalui pendekatan ini, ada empat luaran utama yang dicapai oleh para peserta:
Pemahaman Konsep yang Mendalam: Mengakarkan kembali konsep transformasi pedagogi dan bagaimana pengalaman belajar (learning experience) dapat dibentuk secara terstruktur.
Perancangan Pembelajaran Interaktif: Menggunakan Building Bricks sebagai alat utama untuk merancang sesi perkuliahan yang tidak hanya memicu kreativitas, tetapi juga pemikiran kritis mahasiswa.
Peningkatan Keterlibatan Mahasiswa: Menyusun strategi jitu agar partisipasi mahasiswa meningkat secara signifikan melalui aktivitas yang memantik diskusi.
Fleksibilitas Implementasi: Memastikan metode yang dipelajari siap diimplementasikan dalam berbagai format kelas, baik tatap muka (offline), daring (online), maupun blended learning.
Salah satu inti dari filosofi Building Bricks yang ditekankan dalam pelatihan ini adalah: “Pembelajaran yang bermakna lahir dari pengalaman.”
Pendekatan ini memungkinkan dosen untuk merancang aktivitas belajar yang konstruktif, kolaboratif, dan reflektif. Ketika mahasiswa diizinkan untuk “membangun” pemahaman mereka sendiri—baik secara harfiah maupun kiasan—mereka cenderung mencapai learning outcomes yang lebih mendalam dan bertahan lama.
Antusiasme yang ditunjukkan oleh para Dosen FPEB UPI selama dua hari pelaksanaan workshop ini menjadi sinyal positif bagi masa depan pendidikan di lingkungan kampus. Dengan berbekal metodologi inovatif ini, ruang-ruang kelas di FPEB UPI siap bertransformasi menjadi inkubator ide yang interaktif, dinamis, dan relevan dengan tantangan masa depan.
Mari kita nantikan inovasi-inovasi pembelajaran selanjutnya yang akan lahir dari tangan para pendidik yang berani bertransformasi!
0822 6140 9779
admin@nexovate.id
©2025. Nexovate. All Rights Reserved.